February Recap

It’s already the final one third of March, and here I am trying to fulfill my monthly recap commitment. Surely I don’t want the commitment to fall apart only on the second month 😀

Anyhooo.. don’t you think February had gone in a blink of an eye?! Where did it go? I mean, I try to remember what happened last month and feel like the month has ended before I have the chance to do anything significant. That’s why this February recap won’t be as detailed as the one before. I’ll just scrape whatever still left in my memories..

Kalo harus memilih tema untuk Februari 2017, saya akan memilih tema ‘friends’. It was all about (re-) connecting with (old) friends. Bulan ini kantor sering sekali sepi karena ini musimnya dinas luar kota dan monev ke kantor-kantor regional di seluruh Indonesia. Agak sedih sih karena ga dapat bagian dinas ke mana pun, beda dengan tahun lalu yang sempat dapat tugas (sekalian jalan-jalan!) ke kota-kota kaya Medan, Makassar, Mataram, which was awesome. Tahun ini saya kebagian diam di kantor. Tapi untungnya, ada beberapa occasion di mana teman-teman lama tau2 nongol di kantor pusat dan ngajak saya ketemuan. Lumayan lah, jadinya keluar ruangan untuk maksi, ga mesen lewat OB seperti biasanya.

Selain itu ada beberapa event yang bikin saya bisa ketemu dan kumpul sama temen2. Yang pertama adalah seminar untuk alumni penerima beasiswa spirit batch II-IV, which was nice. Satu lagi adalah undangan ikut workshop tentang Behavioral Insight di Kuningan, yang mana sebenernya nggak berkaitan langsung sama kerjaan saya tapi diundang juga oleh salah satu kepala seksi di unit sebelah yang sempat dinas bareng ke Sydney (a trip that I’d probably should write here but I dunno if I could and would :D) di akhir 2016 lalu, karena di Sydney kami sempat belajar tema yang mirip dan karena beliau ‘pengen berbagi kesempatan belajar’. He is, indeed, one of the nicest people I’ve ever know. Dan kebetulan ada beberapa teman lama yang ikutan juga, jadinya workshopnya berjalan dengan menyenangkan. Karena berbagai alasan, saya ini ga gampang akrab sama orang baru, dan ga gampang cocok juga buat kerja bareng dengan sembarang orang. Makanya, workshop kaya gini di mana saya bisa kerja bareng teman-teman yang memang cocok dan menyenangkan terasa sangat berharga. It reminded me that, hey I am not really that odd, I’m actually quite normal (as in, I could collaborate with others and have fun) as long as I’m surrounded by the right people :))

IMG-20170305-WA0003

nyobain Kanawa Coffee and Munch sama Lely, it was quite comfy

Di luar itu, alhamdulillah Februari ini juga sempet nyoba beberapa hal baru. Nyobain ikut kajian sabtu pagi di Masjid DT dan baru tau kalo yaelaahh deket banget ga nyampe 10 menit naik motor dari kosan. Masjidnya nyaman dan asri, sangat organized dan sangat aktif dengan berbagai kegiatan. Kajian sabtu paginya pun enak jam 9, ga kepagian jadi masih bisa ngerasa ini weekend karena ga harus keluar sarang pagi-pagi amat. Sungguh ini suatu momen ‘kemana ajeee’ 😀 Bulan ini juga nyobain Ruci’s Joint dan Kanawa Coffee di Senopati-Suryo. Yang pertama punya kopi Tuku yg enak dan murah, tapi sayangnya super berisik dengan antrian driver Gojek plus banyak asap rokok. Lebih cocok buat beli kopi take away aja lah yang ini. Yang kedua lebih fancy, nyaman, dan tenang. Kopinya standar lah, dan harganya pun standar. Standar kofisyop Senopati loh ya, haha.. One note about Kanawa, pesanan makanan datangnya lamaaa banget. Untung aja lah waktu itu lagi nggak buru2.

Oh iyaa.. satu lagi highlight bulan Februari adalah saya lagi berusaha keras untuk merubah habit tidur lagi setelah subuh. Ini adalah salah satu kejahiliyahan saya yang susah banget diubah. Sebenernya saya ga begadang2 loh. Cuman memang berusaha selalu bangun sebelum subuh. Yang sulit adalah tetap terjaga setelah shalat subuhnya :)) Beberapa minggu terakhir nyoba maksain, berusaha bobo lebih awal lagi, kalo bisa ga lebih dari jam 9 malam (tp masih sering banget kelewat sih), terus setelah shalat Subuh langsung makan roti terus ngopi biar bisa melek. Hasilnya, jam 10-12 saya sering ngerasa exhausted bangeeett oemjiii.. Tapi berusaha tetap konsisten nih, dan semoga pada akhirnya badan bisa adaptasi.

Fyuh, ternyata kalo udah dijembrengin gini, Februari ini cukup berwarna juga yaa.. I’ll come back soon with the March recap! (Omg what is wrong with 2017? Somebody must’ve hit the fast forward button!)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s